Saturday, October 31, 2015

The Second Meet






(Dari Kiri sampai Kanan) Julius W, Nergi, Richard, Carvin, Tante Yanni, Hans, Julius M, dan Ernest.
- Hans Darmawan (Ketua Kelompok) - 1901482821
- Richard -1901482525
- Julius Michael D - 1901496392
- Daniel Andikha - 1901452800 (tidak hadir)
- Julius Wijanarko - 1901463242
- Ernest Sheridan - 1901464075
- Carvin Wirama - 1901460966
- Nergi Rahardi - 1901461224

Dosen Pembimbing: Bapak Mario, D5317

Senin, 26 Oktober 2015, adalah kali kedua kami mengajar di KB-TK Pelangi Kasih. Kami di koordinasikan oleh Ibu Yanni Soekamto, selaku Kepala Sekolah KB-TK Pelangi Kasih dan PIC kami, kami di bagi menjadi 3 kelas, yaitu kelas pertama (oleh Hans dan Richard), kelas kedua (oleh Nergi, Julius M, dan Ernest), dan kelas ketiga (oleh Julius W dan Carvin).

Seperti biasa, adik-adik KB-TK Pelangi Kasih dengan senang dan semangatnya menyambut kami. Ada yang mengatakan bahwa mereka rindu dengan kami. Kelas diawali doa dan kami mengenalkan diri kami masing - masing lagi kepada adik-adik yang kami ajar.

Pada hari tersebut, kami mengajarkan bahasa inggris kepada mereka. Kami mengajarkan bagaimana cara membaca dan mengeja yang benar. Kami menggambarkan beberapa barang yang ada di dalam kelas dan menunjuk beberapa anak untuk menulis apa nama barang tersebut dengan menggunakan bahasa inggris. Hampir semua anak sangat bersemangat dan antusias ingin menjawab soal - soal yang ada di papan tulis. Ada beberapa anak yang tidak tau bagaimana cara menulis bahasa inggris, dan kami langsung mengajarinya secara perlahan lahan. Kami juga mengajari mereka menghitung jumlah benda dengan bahasa inggris. Di beberapa kelas, sebagian dari kami di koordinasikan oleh guru pengawas, agar membentuk game Tanya jawab, dan yang berhasil menjawab kami beri reward berupa permen Yupi. Semua adik – adik semakin bersemangat dan semakin antusias. Setelah game berakhir, adik – adik kami sangat senang karena mereka telah mendapat hadiah kecil dari kami.


Tiba saatnya bagi mereka untuk istirahat untuk sarapan. Orang tua mereka masing2 semuanya mulai masuk kelas dan membawakan makanan untuk mereka. Di saat yang bersamaan, usai sudah jam ajar untuk pelajaran yang kami bawakan untuk hari ini, dengan rasa lega karena sudah bisa melkukan pengajaran di hari ini dengan lancar kami pun berpamitan dengan guru guru di paud tersebut.

Dokumentasi (oleh Julius M dan Hans):










Friday, October 23, 2015

The First Day






- Hans Darmawan (Ketua Kelompok) - 1901482821
- Richard -1901482525
- Julius Michael D - 1901496392
- Daniel Andikha - 1901452800
- Julius Wijanarko - 1901463242
- Ernest Sheridan - 1901464075
- Carvin Wirama - 1901460966
- Nergi Rahardi - 1901461224

Dosen Pembimbing: Bapak Mario, D5317

Dari kiri sampai kanan: Hans Darmawan, Carvin Wirama, Ernest Sheridan, Julius W, Ibu Yanni Soekamto (PIC atau Kepala Sekolah dari KB-TK Pelangi Kasih), Richard, Daniel Andikha, Nergi Rahardi, Julius M.

Hari ini ialah hari pertama kami melaksanakan pengajaran di Paud Pelangi Kasih yang berlokasi di Jalan Rinjani 1 No. 21-22, Perumahan Budi Indah, Daan Mogot.  Pada awalnya kami mengira akan menjadi suatu hal yang sulit untuk dapat memberikan pengajaran kepada anak anak tersebut dimana pada usianya mereka cenderung akan lebih ingin untuk bermain main dibandingakan dengan belajar, serta kami berasumsi mereka akan sangat sulit untuk diatur.

Pada pagi hari pukul 08.00 di hari Senin kami pun tiba di paud tersebut, segera kamu menuju kantor dan mendapatkan beberapa pengarahan, tepat pukul 08.30 kami pun mulai mengajar dimana kelompok kami dibagi menjadi 2 kelompok masing masing berjumlahkan 4 orang yang akan mengajar maupun membantu proses pengajaran di dua kelas yang berbeda. Dimulai dari pengenalan yang dilakukan oleh kami masing masing di depan kelas, namun semua begitu menakjubkan saat melihat anak anak justru duduk diam dengan tertib dan mendengarkan. Setelah itu, kami pun mencoba untuk berinteraksi dengan anak anak dengan bahasa inggris dasar. Hebatnya di usia yang baru menginjak KB, mereka sudah menguasai bahasa inggris dasar dengan baik, membuat kami lebih mudah untuk memberikan pengajaran yang bertujuan uuntuk mengembangkan kemampuan berbahasa inggris mereka.

Mereka begitu mengasikkan, anak anak yang tadinya kami kira akan sangat menyebalkan dan akan memerlukan kesabaran ekstra untuk menertibkan serta memberikan pengajaran kepada mereka ternyata semuanya sangat sopan dan sangat menyenangkan. Agar suasana tidak terlalu menegangkan dan membuat mereka menderita, maka kami juga tidak lupa untuk menyertakan sedikit lelucon yang dapat membuat mereka tertawa, serta memberikan hadiah kepada mereka yang dapat menjawab pertanyaan yang diberikan dengan benar. Mereka pun tampak begitu bahagia, sehingga kami pun senang melihat semuanya berbanding terbalik dengan apa yang kami bayangkan pada awalnya. Pada akhir kelas, kami pun memberikan mereka masing masing 1 stiker, mereka pun begitu senang dan mengucapkan terima kasih. Serta mereka tampaknya begitu bahagia mengetahui kami akan mengajar lagi di kelas mereka pada minggu depannya. Setelah jam ajar kami usai, kami pun bersiap untuk pulang. Perasaan kami pun legah mendapat kelancaran di hari pertama kami.

Dokumentasi : (oleh Julius Michael & Hans Darmawan)